Bahlil Bagikan Strategi Kemenangan Partai Golkar di Musda XI Sulut kepada Kader Beringin

Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi ajang penting untuk mengukuhkan strategi kemenangan partai menjelang Pemilu mendatang. Dalam acara yang berlangsung di Ballroom Novotel Manado Golf Resort & Convention Center pada Sabtu, 11 April 2026, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan urgensi konsolidasi sebagai langkah awal menentukan masa depan partai di daerah.
Pentingnya Musda sebagai Forum Strategis
Bahlil dengan tegas menyatakan bahwa Musda bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan sebuah forum yang strategis untuk menghasilkan keputusan vital demi keberlangsungan organisasi. “Musda ini lebih dari sekadar pertemuan rutin; ada tiga keputusan esensial yang harus dihasilkan dari forum ini,” ungkap Bahlil.
Ketiga keputusan tersebut meliputi:
- Evaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan yang lalu.
- Penyusunan pokok-pokok pikiran dan program kerja serta rekomendasi.
- Pemilihan Ketua DPD I untuk periode mendatang.
Evaluasi untuk Kebijakan Politik yang Lebih Baik
Evaluasi kepengurusan sebelumnya dinilai sangat krusial. Menurut Bahlil, hal ini menjadi landasan untuk merumuskan kebijakan politik dan program strategis partai ke depan. Keputusan yang diambil dalam Musda diharapkan mampu memberikan arah yang jelas bagi langkah-langkah Partai Golkar di Sulut.
Tugas DPD Golkar Sulut ke Depan
Dalam arahannya, Bahlil menekankan pentingnya menambah jumlah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi pada Pemilu 2029. “Saya berharap hasil Musda ini mampu melahirkan pengurus yang berkomitmen untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD,” jelasnya. Meski demikian, ia tidak mempersyaratkan penambahan kursi di DPR RI.
Lebih lanjut, Bahlil juga mengingatkan bahwa setiap kabupaten/kota harus memiliki pimpinan dari Partai Golkar. “Saat ini, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, baru 11 yang memiliki pimpinan dari Partai Golkar. Ini menjadi tantangan bagi pengurus baru untuk memastikan setiap daerah terwakili,” tambahnya.
Persatuan sebagai Kunci Keberhasilan
Bahlil menekankan bahwa keberhasilan Partai Golkar dalam menambah kursi eksekutif dan legislatif sangat tergantung pada persatuan di antara para pengurus. “Tanpa adanya persatuan, tidak ada kekuatan politik yang dapat menjalankan misinya. Oleh karena itu, saya mengingatkan agar semua pengurus bekerja sama, tanpa memisahkan diri menjadi kubu-kubu yang berbeda,” tegasnya.
Apresiasi dari Pengurus Sebelumnya
Christiany Eugenia Paruntu, mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bahlil dan rombongan DPP yang hadir. “Saya menghargai kesempatan yang diberikan untuk menyelesaikan masa jabatan saya hingga saat ini tanpa di-PLT-kan,” ungkapnya.
Penetapan Ketua DPD I yang Baru
Pada forum Musda yang sama, Michaela Elsiana Paruntu (MEP) secara resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut untuk periode 2025-2030. MEP terpilih secara aklamasi, menerima dukungan penuh dari pemilik suara yang hadir.
Dalam sambutannya setelah terpilih, MEP mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya untuk membangun sinergi di antara semua pihak. “Ini adalah amanah besar dari seluruh kader Golkar Sulut. Mari kita bersatu dan solid untuk memenangkan Partai Golkar,” ajaknya.
Strategi untuk Memenangkan Pemilu Mendatang
Dengan semangat baru, MEP bertekad untuk merangkul semua elemen partai dan memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput, sesuai arahan dari Bahlil. “Kami berkomitmen untuk menjalankan visi dan misi partai demi melayani masyarakat,” tambahnya, mencerminkan harapan untuk peningkatan kinerja Partai Golkar ke depan.
Strategi kemenangan Partai Golkar di Sulut diharapkan tidak hanya terfokus pada perolehan kursi, tetapi juga pada penguatan posisi partai di tingkat daerah. Konsolidasi antara pengurus dan kader akan menjadi pondasi penting dalam mencapai target-target yang telah ditetapkan.
Kesimpulan Strategis
Dengan berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan, Musda XI Partai Golkar di Sulut menjadi titik awal untuk membangun kekuatan dan persatuan. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, diharapkan Partai Golkar akan mampu menghadapi tantangan politik ke depan dan meraih hasil yang maksimal di Pemilu mendatang.
Musda ini menunjukkan bahwa Partai Golkar bertekad untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, dengan mengedepankan persatuan dan kerja sama di setiap level organisasi.