Kades Suparyo Dorong Remaja Bandar Khalipah Jauhi Narkoba demi Masa Depan yang Lebih Baik

Di tengah meningkatnya permasalahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, Pemerintah Desa Bandar Khalipah, yang terletak di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, telah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi isu ini. Kesadaran akan bahaya narkoba dan dampaknya terhadap masa depan generasi muda menjadi fokus utama dalam upaya ini. Kegiatan sosialisasi yang diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai narkoba, serta mendorong remaja untuk menjauhi obat-obatan terlarang ini demi masa depan yang lebih cerah.
Inisiatif Desa untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkoba
Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyo, telah meluncurkan berbagai program inovatif untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat. Salah satu inisiatif yang diusung adalah program “Berkobar ACI” (Berantas Narkoba Remaja Aku Cinta Indonesia) yang melibatkan kader PAAR di bidang NAPZA. Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada anak-anak dan remaja tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaannya.
Dalam acara yang dihadiri oleh 30 peserta ini, Suparyo menjelaskan, “Kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar informasi, tetapi merupakan langkah awal untuk membangun kesadaran dan komitmen remaja dalam melawan narkoba.” Melalui pendekatan yang holistik, pemerintah desa menekankan bahwa sosialisasi harus disertai dengan penyediaan alternatif positif bagi generasi muda.
Menciptakan Ruang Positif untuk Generasi Muda
Pemerintah desa menyadari bahwa untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, tidak cukup hanya memberikan informasi. Oleh karena itu, mereka juga berupaya menciptakan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan potensi mereka. Koordinasi dengan berbagai kelompok masyarakat telah dilakukan guna menampung minat dan bakat yang dimiliki oleh generasi muda.
- Olahraga: sepak bola, pencak silat, badminton, tenis meja
- Kesenian: seni hadroh, volksong religi
- Pelatihan keterampilan: budidaya ikan air tawar
- Kegiatan sosial: penguatan karakter melalui bela diri
- Pengembangan kepercayaan diri: kompetisi dan event lokal
Dengan berbagai kegiatan yang difasilitasi, diharapkan remaja dapat terlibat dalam aktivitas positif yang mengalihkan perhatian mereka dari hal-hal negatif seperti narkoba dan tawuran. Suparyo menegaskan, “Tujuan kami sangat jelas, yaitu menjauhkan anak-anak dari kegiatan negatif dan meningkatkan kepercayaan diri mereka sehingga dapat meraih prestasi.”
Pelatihan Budidaya Ikan sebagai Keterampilan Hidup
Untuk mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkoba, Kelompok Tani Berkah Sehati bekerjasama dengan kader PAAR memberikan pelatihan budidaya ikan lele kepada anak-anak dan remaja. Pelatihan ini berlangsung di Jalan Benteng Hilir, Dusun XVII, dan mencakup berbagai aspek penting dalam budidaya ikan, mulai dari pengelolaan air, penebaran bibit, hingga perawatan ikan agar tumbuh dengan baik tanpa mencemari lingkungan.
Melalui pelatihan ini, generasi muda tidak hanya memperoleh pengetahuan praktis, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk masa depan mereka. Dengan memiliki keterampilan seperti ini, mereka diharapkan dapat menciptakan peluang usaha mandiri yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan menjauhkan mereka dari pengaruh buruk narkoba.
Pentingnya Bela Diri dalam Membangun Karakter
Sebagai bagian dari program penguatan karakter, kegiatan bela diri juga menjadi fokus utama. Perguruan Pencak Silat ASAD bekerja sama dengan kader PAAR untuk memberikan pelatihan bela diri kepada anak-anak di Aula Masjid Baittul Makmur, Desa Bandar Khalipah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk kebugaran fisik, tetapi juga sebagai upaya untuk membekali remaja dengan kemampuan menjaga diri dalam situasi yang tidak menentu.
Suparyo menyatakan, “Kegiatan bela diri ini sangat penting, terutama di tengah situasi keamanan yang semakin kompleks. Selain bermanfaat untuk kesehatan, bela diri juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan disiplin.” Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mandiri.
Membangun Generasi Masa Depan yang Sehat dan Berprestasi
Melalui berbagai inisiatif dan kegiatan positif yang telah dilaksanakan, Pemerintah Desa Bandar Khalipah berkomitmen untuk membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki daya saing di era globalisasi. Dengan mengedukasi mereka tentang bahaya narkoba serta memberikan wadah untuk mengembangkan potensi, diharapkan remaja dapat menjadi individu yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui program-program ini, Suparyo dan timnya ingin menanamkan kesadaran bahwa masa depan yang lebih baik dimulai dari sekarang. Dengan menjauhi narkoba dan terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat, remaja dapat menciptakan jalan hidup yang lebih positif dan menjanjikan. “Kami percaya bahwa generasi muda kita memiliki potensi yang besar, dan tugas kita adalah membantu mereka menemukan dan mengembangkan potensi tersebut,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat berjalan dengan efektif dan berkelanjutan. Mari bersama-sama kita dukung generasi muda untuk menjauhi narkoba dan membangun masa depan yang lebih baik.
