Wagub Sumut Tinjau Lokasi Huntap Tapsel Bersama Mendagri dan Menteri PKP

Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, baru-baru ini melakukan peninjauan terhadap lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam kesempatan ini, beliau didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026, ini bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan proyek hunian yang diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.
Pembangunan Huntap di Tapanuli Selatan
Pembangunan Huntap di Desa Hapesong Baru merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, dan lembaga kemanusiaan, Yayasan Buddha Tzu Chi. Kerjasama ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam memberikan perlindungan dan tempat tinggal yang layak bagi para korban bencana.
Apresiasi Terhadap Kontribusi
Wagub Sumut Surya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada kementerian terkait dan para donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan hunian ini. Dia menegaskan bahwa Huntap bukan hanya sekedar bangunan, tetapi juga simbol dari kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Pembangunan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat. Kami akan terus mendukung upaya pemerintah pusat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor perumahan,” kata Surya.
Pentingnya Data Akurat dalam Penyaluran Bantuan
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan betapa pentingnya kecepatan pemerintah daerah dalam menyediakan data yang akurat dan tepat untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat. Data yang detail dan tepat waktu menjadi kunci agar bantuan dapat sampai kepada yang membutuhkan dengan cepat.
“Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang tanggap dalam memberikan data sehingga bantuan dapat segera disalurkan. Saya berharap daerah lain dapat mencontoh langkah ini agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan cepat diterima oleh masyarakat,” ungkap Tito.
Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pembangunan Huntap
Menteri PKP, Maruarar Sirait, juga memberikan pujian terhadap kualitas hunian yang dibangun serta proses kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam pembangunan Huntap ini. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara berbagai instansi dan lembaga sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan.
“Ini adalah contoh kolaborasi yang sangat baik. Tanah disediakan oleh PTP, listrik oleh PLN, dan pembangunan rumah dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Kerjasama ini patut dicontoh oleh proyek-proyek lainnya,” tambah Maruarar.
Dukungan Pemerintah Pusat
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan hunian bagi masyarakat yang terkena dampak bencana. Kehadiran pemerintah pusat memberikan motivasi tersendiri bagi daerah untuk bergerak lebih cepat.
“Dukungan dari pemerintah pusat sangat berarti bagi kami. Ini menjadi motivasi untuk mempercepat proses verifikasi data penerima manfaat, agar masyarakat segera dapat menempati hunian yang layak dan nyaman,” jelasnya.
Progres Pembangunan Huntap
Secara keseluruhan, terdapat 227 unit Huntap yang sedang dibangun di kawasan ini. Dari jumlah tersebut, 120 unit telah selesai dibangun, sementara 107 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi. Target penyelesaian untuk seluruh unit tersebut dijadwalkan pada 20 April 2026.
Kehadiran Pihak Terkait dalam Peninjauan
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, serta unsur Forkopimda Tapanuli Selatan, dan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Huntap ini demi kesejahteraan masyarakat terdampak bencana.
Harapan untuk Masa Depan
Pembangunan Huntap di Tapanuli Selatan tidak hanya sekadar membangun fisik hunian, tetapi juga mengembalikan harapan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Proyek ini menjadi bukti nyata dari solidaritas dan kepedulian pemerintah serta masyarakat dalam menghadapi bencana.
Saat ini, masyarakat menantikan penyelesaian pembangunan Huntap agar mereka dapat segera menempati rumah yang aman dan nyaman. Dengan dukungan yang terus mengalir, masyarakat diharapkan bisa bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta dukungan dari berbagai lembaga, diharapkan Huntap ini bisa menjadi solusi permanen bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal pascabencana. Proyek ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih baik.




