Festival Teater II Anti Narkoba Tingkat Sumatera Utara oleh PB Pendawa Indonesia dan PARSI Sumut

Pentas seni teater bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana penting dalam menyampaikan pesan-pesan sosial yang berdampak. Di tengah meningkatnya permasalahan narkoba di kalangan generasi muda, Festival Teater II Anti Narkoba tingkat Sumatera Utara hadir sebagai jawaban untuk mengedukasi dan menginspirasi. Acara ini, yang akan diselenggarakan pada 11 Oktober 2026 di Taman Budaya Kota Medan, diharapkan dapat menjadi platform bagi para seniman dan komunitas teater untuk menunjukkan bakat mereka sekaligus menyuarakan penolakan terhadap narkoba.
Kolaborasi Pendawa Indonesia dan PARSI Sumut
Festival Teater II ini adalah hasil kolaborasi antara Pendawa Indonesia dan Persatuan Artis Sinetron Indonesia (PARSI) Sumatera Utara. Acara ini bertujuan tidak hanya untuk mempromosikan seni teater, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, Ruslan, SH, mengungkapkan bahwa festival ini sejalan dengan visi organisasi untuk berkontribusi dalam bidang sosial dan budaya. Melalui acara ini, mereka berharap dapat menarik perhatian berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, pelajar, dan komunitas teater, untuk terlibat aktif.
Ruslan menyatakan, “Festival teater II anti narkoba tingkat Sumut yang digelar Pendawa dan PARSI pada 11 Oktober 2026 ini sejalan dengan program kerja kami yang bergerak di sektor sosial dan kebudayaan.” Dengan pendekatan yang lebih positif, festival ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui seni, sekaligus memperkuat kesadaran akan bahaya narkoba.
Tujuan dan Harapan Festival
Melalui festival ini, Pendawa Indonesia dan PARSI Sumut berharap dapat menciptakan ajang yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik. Ruslan menekankan pentingnya kegiatan positif dalam menghindarkan generasi muda dari jeratan narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa. “Kami ingin mengembangkan minat dan bakat di bidang seni teater bagi generasi muda sehingga mereka dapat terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Dukungan dari Forkopimda Sumut
Ruslan juga memohon dukungan dari Forkopimda Sumut, termasuk Bapak Gubernur, Kapolda, Kepala BNN, Pangdam II Bukit Barisan, dan Kejaksaan. Ia berharap bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan pesan mengenai ancaman narkoba kepada generasi muda. Dengan mengemas pesan ini dalam bentuk seni, diharapkan akan lahir aktor dan artis duta anti narkoba yang dapat mewakili Sumatera Utara di kancah seni teater dan perfilman nasional.
“Kami sangat berharap dukungan penuh untuk kegiatan Festival Teater II Anti Narkoba ini,” kata Ruslan. Harapannya, festival ini akan menjadi titik tolak bagi para peserta untuk mengembangkan karir di bidang seni sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di masyarakat.
Partisipasi Masyarakat dan Komunitas Teater
Ketua PARSI Sumut yang diwakili oleh M. Yusuf, juga menunjukkan antusiasmenya terhadap festival ini. Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pendawa dan menyatakan, “Kami dari PARSI Sumut sangat berterima kasih kepada Ketua Umum Pendawa, Bapak Ruslan, SH, dan seluruh jajaran Pendawa yang mendukung penuh kegiatan festival ini.”
Festival ini akan melibatkan peserta dari berbagai komunitas teater di seluruh Sumatera Utara, termasuk mahasiswa dan pelajar. Ini adalah kesempatan berharga bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kreativitas dalam seni teater, sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai bahaya narkoba.
Acara Pembukaan yang Meriah
Rencananya, Festival Teater II Anti Narkoba akan dibuka oleh Ketua Umum PARSI Indonesia, Bapak Anwar Fuady. Acara pembukaan ini diharapkan dapat menjadi momen bersejarah bagi semua yang terlibat. “Kami percaya bahwa dengan dukungan yang kuat dan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, festival ini dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif,” ujar M. Yusuf.
Susunan Panitia Festival Teater II Anti Narkoba
Untuk memastikan kelancaran acara, telah dibentuk kepanitiaan yang solid. Berikut adalah susunan panitia yang telah ditentukan:
- Ketua: Mualim MA
- Sekretaris: Muhammad Yusuf
- Anggota: Jajaran Pendawa Indonesia dan PARSI Sumut
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk menciptakan perubahan, Festival Teater II Anti Narkoba tingkat Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi momen penting dalam melawan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Melalui seni, kita dapat menyampaikan pesan yang kuat dan inspiratif, serta mendorong generasi masa depan untuk memilih jalan yang lebih baik.
Festival ini tidak hanya akan menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pencerahan bagi masyarakat. Diharapkan semua pihak dapat mendukung dan berpartisipasi dalam acara ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan bebas dari narkoba.






