Pelantikan DPK LASQI NJ Walantaka Dibuka dengan Lomba Qasidahan yang Meriah

Pada tanggal 16 Mei 2026, acara yang penuh semangat dan antusiasme diadakan di Kota Serang dengan tujuan meresmikan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Lembaga Seni Qasidahan Nusantara Jaya (LASQI NJ) di Kecamatan Walantaka. Acara tersebut tidak hanya sekadar pelantikan, melainkan juga menjadi momen pembukaan Lomba Qasidahan Terbuka yang diadakan untuk masyarakat umum dengan hadiah piala dari Ketua DPD LASQI NJ Kota Serang. Perpaduan antara tradisi seni dan semangat kebersamaan ini menciptakan suasana yang sangat meriah dan inspiratif.
Pelantikan DPK LASQI NJ Kecamatan Walantaka
Acara pelantikan DPK LASQI NJ Kecamatan Walantaka dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus, peserta lomba, dan masyarakat yang mencintai seni qasidah dari berbagai daerah. Momen ini diawali dengan pelantikan pengurus DPK, yang menunjukkan komitmen dan tanggung jawab baru dalam mengembangkan seni qasidah di komunitas lokal.
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan lomba qasidahan yang diharapkan dapat menggalang partisipasi masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk menampilkan bakat-bakat lokal. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar peserta dan penonton.
Apresiasi dari Ketua Panitia
Ody Mahdodi, selaku ketua panitia pelantikan dan lomba, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota panitia yang telah berusaha keras untuk menyukseskan acara ini. Dalam sambutannya, Ody mengungkapkan pentingnya kerja sama dan dedikasi yang ditunjukkan oleh semua pihak yang terlibat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja dengan semangat demi terselenggaranya acara ini. Kami juga meminta maaf jika ada kekurangan, terutama dalam hal pendanaan,” ujarnya, menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi di masa mendatang.
Jumlah Peserta dan Dukungan Masyarakat
Dalam laporan yang disampaikan oleh Ody, tercatat sejumlah peserta yang antusias mengikuti lomba qasidahan terbuka ini. Kegiatan ini tidak hanya mendapatkan respon positif dari peserta, tetapi juga dari masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi terhadap seni qasidah.
Partisipasi masyarakat dalam acara ini menunjukkan kecintaan mereka terhadap seni dan budaya lokal, serta harapan untuk melihat perkembangan dan keberlanjutan kegiatan seni di wilayah tersebut.
Ajakan untuk Kolaborasi
Eli Sumyati, yang baru terpilih sebagai ketua DPK LASQI NJ Kecamatan Walantaka, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mengembangkan kegiatan LASQI Nusantara Jaya. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan dukungan antar pengurus agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kita harus kompak dan saling mendukung agar kegiatan LASQI NJ dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Eli, menunjukkan semangat dan komitmennya terhadap kemajuan seni qasidah di wilayahnya.
Pelantikan Secara Resmi dan Semangat Kebersamaan
Ketua Harian DPD LASQI NJ Kota Serang, Madroni, hadir untuk melaksanakan pelantikan secara resmi sekaligus membuka lomba qasidahan. Dalam sambutannya, ia memberi apresiasi kepada panitia dan pengurus yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan acara tersebut.
“Ini merupakan bentuk kekompakan dan kerja sama yang baik. Alhamdulillah, acara dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkap Madroni, menyoroti hasil kerja keras semua pihak yang terlibat.
Memulai Perlombaan dengan Semarak
Sebagai simbolis dimulainya perlombaan, Madroni memukul rebana, diikuti oleh semua peserta yang secara serentak menabuh rebana masing-masing. Momen ini menciptakan suasana yang semarak dan penuh antusiasme, menggambarkan semangat dan cinta terhadap seni qasidah di kalangan peserta dan penonton.
Dengan adanya pelantikan DPK LASQI NJ Kecamatan Walantaka dan pembukaan lomba qasidahan, diharapkan akan lebih banyak kegiatan seni yang dapat menginspirasi masyarakat dan melestarikan budaya qasidah di daerah tersebut. Semangat kolaborasi dan kebersamaan ini menjadi modal penting untuk terus mengembangkan potensi seni yang ada, demi masa depan yang lebih baik bagi seni qasidah di Indonesia.
