Romy Wijayanto Dilantik Sebagai Pimpinan Bankaltimtara Melalui Aklamasi Resmi

Samarinda – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, yang lebih dikenal dengan sebutan Bankaltimtara, baru saja mengukuhkan Romy Wijayanto sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung di Kantor Pusat Bankaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman. Penetapan ini dilakukan pada Kamis sore, 23 April 2026, dan menyisakan banyak harapan untuk kemajuan lembaga keuangan ini.
Proses Pemilihan Pimpinan Bankaltimtara
Pemilihan Romy Wijayanto sebagai pimpinan Bankaltimtara berlangsung secara aklamasi, yang artinya seluruh pemegang saham menyetujui penunjukan tanpa adanya proses pemungutan suara. Rapat ini dihadiri oleh 16 pemegang saham yang mewakili Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, termasuk perwakilan dari sepuluh kabupaten dan kota di wilayah Kaltim.
Menariknya, Romy bukanlah sosok yang berasal dari internal Bankaltimtara. Ia memiliki rekam jejak yang mengesankan di industri perbankan nasional, termasuk menjabat sebagai Direktur Utama Bank DKI. Sebelumnya, Romy juga berpengalaman sebagai Direktur Keuangan dan Strategi di Bank DKI selama lebih dari lima tahun sebelum pengangkatannya ini.
Seleksi yang Diperankan oleh OJK
Proses pemilihan Romy tidak lepas dari fasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur. Dalam seleksi ini, Romy bersaing dengan kandidat lain, yaitu Amri Mauraga, mantan Direktur Utama Bank Sulselbar. Romy berhasil keluar sebagai kandidat dengan nilai tertinggi, sehingga ditetapkan sebagai pilihan tunggal untuk mengisi posisi strategis ini.
Transisi Kepemimpinan di Bankaltimtara
Dengan pengangkatan Romy, ia akan menggantikan Muhammad Yamin, yang masih menjabat sebagai Direktur Utama hingga masa tugasnya berakhir pada tahun 2028. Pengalihan posisi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Bankaltimtara.
Usai RUPS, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dari seluruh pemegang saham, yang didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh OJK. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kompetensi dalam pemilihan pimpinan bank untuk memastikan kinerja yang optimal.
Kompetensi Sebagai Faktor Utama
Menurut Rudy, salah satu faktor utama yang menjadi dasar pemilihan Romy adalah kompetensi yang dimilikinya. Ia menjelaskan bahwa penilaian dari OJK menunjukkan Romy memiliki skor tertinggi dibandingkan semua kandidat lainnya. Ini menandakan bahwa pemilihan dilakukan dengan sangat hati-hati, mempertimbangkan segala aspek yang berhubungan dengan kemampuan kandidat.
- Rekam jejak yang kuat di industri perbankan.
- Pengalaman di posisi strategis sebelumnya.
- Penilaian positif dari OJK.
- Aklamasi dari seluruh pemegang saham.
- Komitmen untuk membawa perubahan positif.
Harapan untuk Masa Depan Bankaltimtara
Dalam kesempatan tersebut, Rudy berharap kepemimpinan baru di bawah Romy Wijayanto dapat mendorong Bankaltimtara untuk berkembang lebih jauh. Ia menekankan pentingnya memiliki kompetensi yang baik dikalikan dengan energi yang tepat untuk memajukan lembaga keuangan ini.
Rudy juga menargetkan agar Bankaltimtara tidak hanya berfungsi untuk masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional. Ia berharap dengan kepemimpinan Romy, Bankaltimtara dapat bersaing dengan bank-bank besar lainnya yang ada di Indonesia.
Keputusan Mengambil Jalan Aklamasi
Gubernur Rudy menegaskan bahwa keputusan pemilihan ini diambil secara bulat tanpa melalui proses voting. Seluruh pemegang saham sepakat dengan pilihan ini, yang menunjukkan adanya sinergi dan kepercayaan yang kuat terhadap Romy Wijayanto sebagai pimpinan baru.
Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Bankaltimtara dalam upayanya untuk mencapai prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Keberadaan pemimpin yang kompeten dan berpengalaman seperti Romy Wijayanto menjadi harapan baru bagi seluruh pemangku kepentingan di Bankaltimtara.
Penutup: Membangun Kepercayaan di Sektor Perbankan
Dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah salah satu aset paling berharga. Dengan Romy Wijayanto sebagai pimpinan Bankaltimtara, diharapkan mampu membangun kepercayaan tersebut melalui kebijakan dan strategi yang inovatif. Saat ini, tantangan di sektor perbankan semakin kompleks, dan dibutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga visi yang jauh ke depan.
Kepemimpinan Romy diharapkan akan membawa Bankaltimtara menuju era baru, di mana inovasi dan efisiensi menjadi kunci utama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Dengan potensi yang dimiliki, Bankaltimtara tidak hanya akan menjadi bank lokal yang kuat, tetapi juga bersaing di kancah nasional dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
